Wali Kota: Sipon di Bendung Kali Bekasi Efektif Minimalisir Banjir

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan kehadiran sipon yang memisahkan aliran Kali Bekasi dan Kalimalang di wilayah setempat efektif meminimalisasi dampak banjir akibat luapan air sungai selama musim hujan.

“Biasanya yang jadi masalah selama musim hujan adalah buka tutup Bendung Bekasi. Sebab, kalau ditutup saat terjadi lonjakan volume air bisa mengakibatkan banjir akibat air meluap di sejumlah pemukiman bantaran Kali Bekasi,” katanya di Bekasi, Kamis (3/12/2015).

Baca juga:  Pasangan Bakal Calon Independen Pilkada Kota Bekasi 2024 Datangi KPU Kota Bekasi

Namun apabila Bendung Kali Bekasi yang berada di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan itu dibuka saat terjadi lonjakan air, maka pasokan air untuk DKI Jakarta yang mengalir dari Kalimalang akan kering, karena air sepenuhnya dibuang ke hilir melalui Kali Bekasi.

Baca juga:  Ian Rasyad, Kandidat Alternatif Golkar di Pilkada Kota Bekasi 2024

Menurutnya, Bendung Kali Bekasi merupakan pertemuan dua aliran sungai yakni Kali Bekasi dengan Kalimalang yang juga berperan penting sebagai pemasok air baku bagi PDAM Bekasi dan PDAM DKI Jakarta.

Dengan rampungnya proyek sipon di bendung tersebut, kata dia, maka sistem buka tutup bendung tidak lagi harus mempertimbangkan aspek tersebut.

Baca juga:  H-3 Lebaran, Pj Wali Kota Bekasi Cek Kesiapan Mudik di Kota Bekasi

“Sebelumnya buka tutup bendung banyak timbulkan masalah, karena bendung itu punya dua fungsi sebagai penyangga limpasan air ke Jakarta dan juga fungsi pengairan irigasi di bagian hilir. Sekarang siponnya sudah selesai dibuat sehingga tidak ada lagi keterlambatan buka tutup bendung,” katanya. (Antara/Res)

Tinggalkan komentar