Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi mengalami kenaikan signifikan, pada, Senin, 4 Mei 2026 malam. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi pada pukul 22.00 WIB TMA Kali Bekasi menyentuh 635 CM.
BPBD Kota Bekasi menyebut kondisi tersebut sudah masuk pada Top Level. Sebab sudah satu jam lebih air tidak lagi mengalami kenaikan.
Sekadar diketahui pada kondisi normal, mestinya TMA Kali Bekasi ada 350 CM. Hanya saja malam ini kondisinya naik signifikan seiring kenaikan TMA di Hulu Cileungsi dan Cikeas.
Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wisnu Subroto, mengatakan pihak BPBD telah menyalakan sirine peringatan banjir. Serta sudah standby di beberapa wilayah untuk melakukan pemantauan.
“Karena air sudah menyentuh ketinggian 600 CM atau Siaga Dua. Tim BPBD sudah beberapa titik stanby untuk memantau bahkan untuk di Kampung Lebak, Bekasi Utara kita meminta warga di sana mengungsi,” katanya, Kamis, 4 Mei 2026.
Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun di lapangan, beberapa daerah rawan banjir mulai tergenang. Salah satunya di wilayah Gang Mawar, Bekasi Timur.
Sementara itu, warga Rawa Panjang, Kota Bekasi, Yanto, mengatakan bahwa kondisi air Kali Bekasi mengalami kenaikan. Beruntung sampai saat ini, air masih terkendali tidak meluap ke pemukiman tempatnya tinggal.
“Air terus naik di Kali Bekasi, Alhamdulillah masih aman pemukiman. Mudah-mudahan segera surut,” katanya.






