Berita  

Nuroji Tekankan Pentingnya Memilih Makanan Sehat untuk Cegah Penyakit

Avatar photo

Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji menekankan pentingnya memilih makanan sehat yang bebas dari bahan berbahaya. Hal tersebut penting sebagai upaya mencegah timbulnya penyakit akibat konsumsi makanan tidak sehat.

Menurutnya, saat ini makanan tidak sehat kian marak di pasaran dan mudah didapat. Seperti contohnya makanan atau minuman manis yang banyak dijajakan di pasaran.

Ia menyebut, makanan atau minuman tersebut sangat berbahaya dan sebaiknya dihindari. Sebab jika terlalu sering dikonsumsi bisa mengakibatkan diabetes.

“Sekarang ini kita lihat banyak makanan dan minuman manis-manis dengan kadar manis berlebih. Itu jelas berbahaya dan sebaiknya dihindari karena bisa memicu diabetes,” katanya, saat menggelar kegiatan sosialisasi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan di Kota Bekasi, Senin, 9 Maret 2026.

Sebagai legislator, ia cukup prihatin bahwa saat ini banyak anak-anak muda sudah menderita penyakit kronis. Mulai dari diabetes hingga harus menjalani cuci darah.

Penyakit-penyakit tersebut kata dia, terjadi karena pola makan yang salah. Yang harusnya bisa dihindari jika masyarakat menjalankan mengetahui manan makanan sehat dan tidak.

Oleh karena itu, Nuroji bersama BPOM terus menggencarkan edukasi cara memilih makanan sehat. Ini penting sebagai upaya menekan timbulnya penyakit di usia muda.

“Semua ini terjadi karena kurangnya literasi dan edukasi. Makanya Komisi IX menggandeng BPOM terus melakukan sosialisasi untuk mengingatkan pentingnya memilih makanan sehat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti kebiasaan anak-anak muda mengkonsumsi junk food. Yang itu juga membahayakan bagi kesehatan.

“Hampir rata-rata anak-anak muda itu suka mengkonsumsi junk food. Ini saya kira merupakan kebiasan kurang bagus dan harus dihindari,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menghimbau kepada para orangtua yang hadir dalam sosialisasi agar memperhatikan konsumsi makan anak. Jangan sampai anak mengkonsumsi makanan tidak sehat dan akhirnya menimbulkan penyakit.

“Orangtua harus perhatikan betul anaknya mengkonsumsi apa setiap harinya. Jangan sampai karena orangtua abai, anaknya makan-makanan tidak sehat dan akhirnya sakit karena itu,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Salah seorang peserta Yanto mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang digelar Nuroji dan BPOM. Sebab dari sosialisasi tersebut ia memiliki bekal pengetahun untuk memilih makanan sehat terutama bagi ia dan keluarganya.

“Banyak manfaat yang saya dapat dengan kegiatan ini. Saya jadi tahu bahwa makan itu tidak boleh asal, harus yang sehat dan tidak berbahaya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *