Sebagai sebuah kota mandiri (township), Summarecon Bekasi hampir bisa dipastikan akan menjadi sebuah hunian masa depan masyarakat perkotaan. Ini karena Summarecon Bekasi memenuhi berbagai macam kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat perkotaan saat ini maupun di masa mendatang.
Salah satu kebutuhan masyarakat perkotaan yaitu, sebuah kawasan atau hunian yang memiliki integrasi fungsi atau Mixed-Use Development. Yang memungkinkan adanya perpaduan harmonis antara pemukiman, perkantoran, perdagangan, pendidikan serta rekreasi dalam satu kawasan.
Selain itu, masyarakat perkotaan menginginkan tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja sehingga bisa memangkas kebutuhan perjalan jauh.
Di samping itu, masyarakat perkotaan butuh infrastruktur dan konektivitas yang baik. Sehingga mereka butuh transportasi umum yang terintegrasi dengan baik kemudian jalan yang menghubungkan dengan beragam pusat aktivitas.
Bukan itu saja, mereka juga memerlukan infrastruktur modern. Berupa sistem air bersih, pengelolaan sampah, energi yang baik dan juga koneksi internet ngebut.
Dan tentu sebuah hunian yang ramah lingkungan yang mengutamakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seimbang dan sebuah kawasan yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Semua kebutuhan-kebutuhan tersebut sejauh ini bisa dipenuhi oleh Summarecon Bekasi. Bahkan dalam waktu hanya 16 tahun sejak Summarecon Bekasi berdiri 2010 silam.
Menariknya, Summarecon Bekasi nampaknya tidak berhenti pada pencapaian yang diraih saat ini. Ada sebuah gelagat, bahwa Summarecon Bekasi akan terus bertumbuh dan berkembang beriringan dengan gerak zaman.
Gelagat itu bisa dilihat dari pengembangan yang mereka lakukan. Misalnya dengan kehadiran Summarecon Mall Bekasi 2 (SMB 2) pada awal Tahun 2026.
Keberadaan SMB 2 bukan semata-mata perkara pusat perbelanjaan. Tapi SMB 2 adalah cerminan tekad Summarecon Bekasi yang ingin menghadirkan ruang terpadu yang mengakomodasi kehidupan sosial, kebugaran, kesehatan, dan performa.
Hal lain yang menunjukan Summarecon Bekasi selalu beriringan dengan gerak zaman yaitu kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature yang baru-baru ini mereka luncurkan. Sebuah SPKLU dengan daya terbesar dan pertama di Indonesia.
Kehadiran SPKLU, menegaskan posisi Summarecon Bekasi dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik yang akan menjadi kendaraan umat manusia di masa depan.
Jika Summarecon Bekasi bisa bertahan dengan gaya mereka saat ini, yang selalu responsif dan adaptif tentunya Summarecon Bekasi akan terus tumbuh dan berkembang serta eksis sebagai sebuah kota mandiri.
Konsistensi Summarecon Bekasi akan terus diuji seiring waktu dan makin menjamurnya kota mandiri lainnya yang dikembangkan oleh para pesaing. Namun semua itu tidak akan menjadi soal selama Summarecon Bekasi tetap responsif dan adaptif.
Melihat rekam jejak PT Summarecon Agung Tbk sebagai pengembang dari Summarecon Bekasi tentu patut kita yakini bahwa Summarecon Bekasi akan menjadi kota mandiri yang sukses di masa depan.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa PT Summarecon Agung Tbk bukanlah perusahaan property sembarangan di Indonesia. Selain masuk dalam jajaran papan atas, mereka juga merupakan pengembang perusahaan property bertangan dingin.
Selama 50 tahun berkiprah di dalam bisnis properti dalam negeri, PT Summarecon Agung Tbk telah berhasil menghasilkan deretan kota mandiri kelas atas di Indonesia.
Total ada 9 kota terpadu yang telah mereka kembangkan meliputi Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, Summarecon Mutiara Makassar, Summarecon Bogor, Summarecon Crown Gading, Summarecon Tangerang dan Summarecon Bekasi tentunya.
Dengan rekam jejak sementereng tersebut, rasa-rasanya susah untuk mengatakan, Summarecon Bekasi akan menjadi salah satu jajaran elit kota mandiri di Indonesia di masa kini dan nanti. Bahkan bukan tidak mungkin menjadi role model kota mandiri di Indonesia.
Oleh: Ivan Faisal Affandi, Jurnalis www.klikbekasi.co


