Sejumlah pemudik menggunakan kendaraan bermotor dari arah Jakarta mulai melintas di Kota Bekasi mulai H-7 lebaran, Senin (24/3/2025). Mereka berdatangan baik dari Jalan Raya Kali Malang maupun I Gusti Ngurah Rai.
Para pemudik banyak melintas pada malam hari tepatnya setelah berbuka puasa. Sementara para pemudik ada yang berkendara sendirian atau memilih berboncengan.
Selain itu, pantauan di lapangan banyak pemudik melintas dengan membawa barang bawaan dalam kardus yang bertuliskan kata-kata unik. Misalnya kata-kata berisikan maaf kepada orangtua karena pulang belum bisa membawa menantu idaman atau kata-kata dalam bahasa daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar mengatakan, jumlah pemudik saat ini belum terlihat signifikan. Ia menyebut intensitas kendaraan yang melintas cenderung masih sedikit.
“Memang sudah mulai terpantau pergerakan para pemudik kendaraan roda dua dari Jakarta melintas ke Kota Bekasi. Namun demikian berdasarkan pantauan kami jumlahnya belum signifikan,” kata Kepala dia, saat dihubungi wartawan, Senin (24/3/2025).
Dinas Perhubungan memprediksi kepadatan atau lonjakan arus mudik terjadi pada H-3 hingga H-4 lebaran. Yang ini nantinya bukan hanya dipenuhi kendaraan roda dua tapi juga roda empat.
Kepadatan diperkirakan akan terjadi di waktu-waktu menjelang berbuka puasa hingga menjelang sahur. Dan untuk mengantisipasi kemacetan petugas Dinas Perhubungan akan siaga di titik strategis.
“Tentunya selama periode mudik kita akan selalu siaga. Kita akan pastikan mudik berjalan lancar dan kondisi lalu lintas di Kota Bekasi kondusif,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.