Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji mendorong Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memperketat pengawasan makanan. Terutama pada momen ramadan dan menjelang idulfitri.
Menurutnya, pengawasan makanan penting untuk memastikan makanan yang beredar memenuhi standar keamanan pangan. Sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat.
“Ramadan ini kan banyak makanan beredar diperjualbelikan termasuk nanti menjelang lebaran. Kami mendorong agar pengawas diperketat agar makanan yang beredar ini aman dan layak dikonsumsi,” katanya saat menggelar sosialisasi bersama BPOM di Kota Bekasi, Kamis, 5 Maret 2026.
Namun demikian, Nuroji tetap mengingatkan kepada BPOM agar pengawasan yang dilakukan jangan sampai mematikan para pelaku usaha. Terutama para pedagang kecil atau UMKM yang tengah berusaha mencari tambahan pendapatan dengan berjualan pada momen ramadan dan idulfitri.
“Boleh melakukan pengawasan makanan, tapi jangan sampai juga mematikan usaha. Sebab saya kira ramadan kali ini bagus, karena ekonomi kecil bergeliat terutama di sektor penjualan makanan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengingatkan kepada para pedagang untuk menggunakan bahan berbahaya dalam pembuatan makanan. Seperti menggunakan pengawet atau pewarna makanan yang mengandung zat berbahaya.
“Jangan cuma cari untung sebanyak-banyaknya saja. Penjual atau pembuat makanan juga harus memperhatikan bahan yang mereka gunakan berbahaya atau tidak,” katanya.
Sementara itu, perwakilan BPOM Jawa Barat, Siti Aminah dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat selektif dalam memilih makanan. Salah satunya dengan memilih jenis makanan sehat serta tidak mengandung zat berbahaya.
“Utamakan memilih makanan dengan benar, jangan asal pilih. Pilih yang gizinya seimbang, dari sisi keamanan pangannya juga terjamin dan tidak menggunakan bahan berbahaya,” katanya.
Sekadar informasi kegiatan sosialisasi merupakan kerjasama Komisi IX DPR RI dengan BPOM selaku mitra kerja. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum termasuk pelaku UMKM bidang makanan.






