Berita  

Nuroji Ajak Warga Bekasi Jadi Peserta JKN

Avatar photo

Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji mengajak masyarakat untuk ikut menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pasalnya kepesertaan JKN memiliki manfaat penting untuk memastikan seseorang bisa mendapatkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, dengan menjadi peserta JKN, masyarakat tidak perlu was-was saat tiba-tiba sakit dan membutuhkan layanan kesehatan. Sebab dengan menjadi peserta JKN, maka seseorang akan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai sakit yang dideritanya.

Ia menjelaskan, banyak kasus seseorang pada akhirnya kesulitan untuk berobat akibat tidak terdaftar sebagai peserta JKN. Oleh karena itu agar tidak mengalami hal semacam itu ia mendorong masyarakat mendaftar sebagai peserta JKN.

“JKN ini penting, jadi kalau bisa segera mendaftar. Jangan sampai tiba-tiba bingung berobat saat terkena penyakit karena tidak terdaftar sebagai peserta JKN,” katanya, saat menggelar sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Bekasi, Jumat, 10 April 2026.

Ia juga menjelaskan, menjadi peserta JKN merupakan hal yang menguntungkan. Sebab besaran iuran yang dibayarkan sebagai peserta jumlahnya acap kali tidak sebanding dengan besaran biaya pengobatan.

“Katakanlah iuran Rp35 ribu, tapi kita harus operasi jantung yang biayanya ratusan juta. Ini kan tidak sebanding dengan iuran yang kita keluarkan,” katanya.

Pihaknya juga menjelaskan, bagi warga kurang mampu bisa menjadi peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sehingga setiap bulannya tidak perlu membayar iuran karena sudah ditanggung pemerintah melalui APBN atau APBD.

“Kalau mampu ya daftar sebagai peserta mandiri, tapi kalau memang tidak mampu bisa daftar menjadi peserta PBI. Pokoknya jangan sampai tidak terdaftar sama sekali baik berbayar atau gratis,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bekasi Kota, Sudiyanti juga berpendapat sama dengan Nuroji, bahwa kepesertaan JKN sangatlah penting dan dibutuhkan masyarakat. Sehingga ia berharap masyarakat bisa mendaftar sebagai peserta JKN.

“Penting banget, tapi mungkin sekarang banyak yang merasa tidak butuh. Tapi belakangan banyak yang tiba-tiba butuh, jadi sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Selain penting, ia juga menekankan bahwa untuk mendaftar sebagai peserta JKN sangatlah mudah. Bisa mendaftar melalui Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) atau online melalui kelurahan.

“Bisa di rumah saja lewat Whatsapp gak perlu kemana-mana, kalau mau online ke kelurahan. Persyaratannya KK, KTP, nomor rekening untuk proses auto debet, nomor handphone yang didaftarkan dan memilih faskes apa kelas berapa,” ujarnya.

Sekadar informasi bahwa sosialisasi program JKN-KIS merupakan kolaborasi Komisi XII DPR RI bersama BPJS Kesehatan selaku mitra kerja. Sosialisasi ini dihadiri ratusan warga yang semuanya antusias mengikuti jalannya acara dengan banyaknya jumlah peserta yang mengajukan pertanyaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *