Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menyalurkan bantuan sosial (bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Kabupaten Bekasi, Rabu, 25 Februari 2026. Bantuan diserahkan kepada 433 penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai Rp 776.360.500.
Menurut Mensos, jenis bantuan yang disalurkan beragam antara lain operasi katarak gratis untuk 41 penerima manfaat. Termasuk khitan gratis untuk 10 penerima manfaat.
Adapun jenis bantuan lainnya yaitu pemberian bantuan alat bantu disabilitas untuk 27 penerima manfaat. Serta bantuan cek kesehatan, pembinaan dan penyaluran bantuan kewirausahaan kepada 39 penerima manfaat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemensos dengan berbagai pihak. Mulai dari lembaga filantropi hingga pemerintah daerah,” katanya, kepada wartawan, Rabu, 25 Februari 2026.
Ia menjelaskan, bantuan merupakan wujud kepedulian dan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat. Sehingga bantuan pemerintah benar-benar bisa tepat sasaran.
“Yang paling penting bagaimana kita memiliki data yang akurat, data itu yang terus kita perbaiki kita mutakhirkan. Sehingga kita jadikan pedoman dalam menyalurkan bantuan sosial,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.
Sementara itu, Salah seorang warga Nurcholik mengaku senang dengan bantuan khitan gratis untuk anaknya. Sebab hal itu cukup membantu dirinya selaku orangtua.
“Sebagai orangtua seneng anak kita bisa khitan sangat membantu. Mudah-mudahan bisa ada bantuan yang lebih manfaat lagi untuk masyarakat setiap tahunnya,” katanya.
Sekadar diketahui penyaluran Bansos Asistensi Rehabilitasi Sosial di Kabupaten Bekasi dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Yaitu Rumah Sakit Bhakti Husada, Desa Sukamanah dan






