Sejumlah warga Perumahan Nebraska di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi masih memilih mengungsi . Hal ini dikarenakan banjir masih menggenangi perumahan tempat mereka tinggal, Senin, 26 Januari 2026.
Ketua RT 04/RW 02 Perumahan Nebraska, Andru, mengatakan warga mengungsi di Mushola Al Hikmah. Serta di rumah sanak saudara atau kerabat yang tak terdampak banjir.
Ia mengatakan, warga sebenarnya sudah sempat pulang ke rumah masing-masing pada, Minggu 25 Januari 2026. Hanya saja air kembali naik di malam hari pada hari yang sama.
“Kami sudah sempat pulang untuk bersih-bersih rumah karena air sudah surut. Tapi malamnya air naik lagi karena hujan lebat,” katanya, kepada wartawan, Senin 26 Januari 2026.
Ia juga menjelaskan, sejumlah warga mengalami sakit selama di pengungsian dari mulai anak-anak maupun orang dewasa. Untungnya warga sudah diobati dengan dibawa ke rumah sakit.
“Mungkin karena warganya kelelahan karena sudah lama di pengungsian. Anak-anak juga banyak yang demam tinggi dan gatal-gatal tapi sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Ia juga mengatakan, bahwa sejumlah bantuan sudah berdatangan untuk korban banjir. Baik dari obat-obatan maupun makanan.
Ia menyebut perumahan yang ditinggalinya memang menjadi langganan banjir. Hanya saja banjir kali ini menjadi yang terparah.
Sebagai warga ia berharap agar ada solusi terhadap banjir tersebut agar banjir tidak lagi terjadi. Sebab banjir sangat mengancam keselamatan ia dan warga lainnya.
“Kita ini taruhan nyawa di sini. Kita takut sewaktu-waktu banjir pada malam hari kita tidak sempat evakuasi,” ujiannya.
Sementara salah seorang warga bernama Irham Anugrah berharap banjir bisa segera surut. Sebab akibat banjir seluruh aktifitasnya menjadi terganggu.
“Sekarang banjir begini bingung juga saya mau ngapain, ya sudah saya gak masuk kerja sekarang. Harapannya seh banjir segera surut agar kami bisa kembali ke rumah,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggoda, mengatakan pemerintah akan berupaya menyelesaikan banjir di wilayah Kabupaten Bekasi. Hanya saja banjir tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena melibatkan banyak pihak.
“Kalau sekarang mungkin belum bisa maksimal. Tapi kami pastikan akan menyelesaikan banjir di Bekasi, kita akan komunikasi dengan Bupati dan Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.
Sekadar diketahui, banjir yang terjadi pada 23 Januari 2026 yang melanda Desa Sukamekar, Kecamatan, Sukawangi, Kabupaten Bekasi melanda sejumlah perumahan di wilayah tersebut. Mulai dari Perumahan Nebraska, Sukamekar Regency, Green Lavender serta perumahan lain termasuk juga perkampungan.






