Penyakit mulai menjangkit sejumlah warga Perumahan Nebraska, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Para korban banjir tersebut terjangkit penyakit akibat terlalu lama berada di pengungsian.
Menurut Ketua RT 04/RW 02 Perumahan Nebraska, Andru, penyakit menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Mulai dari demam tinggi, gatal-gatal dan kelelahan.
Untungnya, mereka sudah mendapatkan pengobatan dengan dibawa ke rumah sakit maupun klinik. Yang seluruh pembiayaannya ditanggung pihak developer.
“Banyak yang sakit, dari gatal-gatal, demam tinggi dan kelelahan. Mungkin karena mereka terlalu lama berada di pengungsian,” katanya, kepada wartawan, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, warga mengungsi sejak Jumat 23 Januari 2026 saat banjir pertama kali melanda. Mereka mengungsi di Masjid Al Muhajirin dan Mushola Al Hakim serta sejumlah sanak famili.
Warga kata dia, sempat pulang ke rumah masing-masing pada Minggu, 25 Januari 2026. Hanya saja mereka kembali lagi ke pengungsian sebab banjir kembali datang di malam hari pada hari yang sama.
“Warga sudah mulai pulang ke rumah sebenarnya untuk bersih-bersih. Tapi karena hujan turun pada malam hari, air kembali naik,” ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Sekadar diketahui, banjir yang terjadi pada 23 Januari 2026 yang melanda Desa Sukamekar, Kecamatan, Sukawangi, Kabupaten Bekasi melanda sejumlah perumahan di wilayah tersebut. Mulai dari Perumahan Nebraska, Sukamekar Regency, Green Lavender serta perumahan lain termasuk juga perkampungan.






