SMA Negeri 2 Sukatani, Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan ‘Pesantren Ekologi Ramadan’ pada bulan ramadan kali ini.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sejak tanggal 23 Februari hingga 4 Maret 2026 mendatang. Oleh pihak sekolah program ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai ibadah dengan aksi nyata menjaga lingkungan.
“Pesantren Ekologi ini kami hadirkan agar siswa memahami bahwa merawat bumi adalah bagian dari ibadah. Dan wujud tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi,” kata Kepala SMAN 2 Sukatani, Agus Saprudin, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan, materi inti Pesantren Ekologi dimulai sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar reguler. Sebelum dimulainya materi tersebut, siswa terlebih dahulu sholat sunah Dhuha dan dzikir pagi, dilanjutkan tadarus Alquran serta Poe Ibu (kegiatan menyumbang satu hari seribu).
“Pembiasaan ibadah di pagi hari menjadi pondasi utama. Kami ingin membentuk karakter siswa yang kuat secara spiritual sebelum mereka menerima materi akademik,” katanya.
Ia menuturkan bahwa materi Pesantren Ekologi meliputi Tadabur Alam (Niti Harti), Pendalaman Ekologi dalam Al-Qur’an (Niti Bukti), Kajian Ayat Ekologi. Hingga Niti Bakti berupa aksi penanaman pohon dan gerakan hemat energi.
“Kami menggabungkan kajian ayat-ayat Alquran dengan aksi nyata seperti penanaman pohon dan hemat energi. Anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari nilai rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 2 Sukatani, Yuni Asdhiani, menyebut Pesantren Ekologi merupakan langkah inovatif. Yaitu dalam penguatan pendidikan agama yang kontekstual.
“Kegiatan ini sangat baik karena mengajarkan siswa bahwa agama tidak hanya berbicara tentang ritual. Tetapi juga tanggung jawab sosial dan ekologis,” ujarnya.






