Batalyon D Pelapor Satuan Brimob Polda Metro Jaya hadirkan Dapur Lapangan di Desa Sukamaekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Kehadiran Dapur Lapangan guna membantu warga mendapat suplai kebutuhan makanan bagi warga terdampak banjir.
Dapur Lapangan hadir sejak Jumat, 23 Januari 2026 sore. Atau hari pertama saat banjir terjadi.
Menurut Pasi Ops Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, AKP Andriyanto menjelaskan, Dapur Lapangan dioperasikan 10 personil. Yang khusus bertugas memasak untuk kebutuhan warga
Ia mengatakan, Dapur Lapangan memproduksi sebanyak 400 porsi makanan per jam makan. Dan selama berada di lokasi, Dapur Lapangan sudah dua kali melakukan produksi makanan untuk warga.
“Jadi kita sudah ada di sini sejak Jumat malam hari. Selama di sini kami sudah dua kali melakukan produksi makanan, yaitu pada Jumat malam dan Sabtu pagi,” katanya, saat dijumpai di lokasi, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia juga mengatakan, bahwa Dapur Lapangan melayani sejumlah korban banjir dari beberapa perumahan. Mulai dari Green Lavender, Sukamekar Regency, Nebraska Regency dan juga Kampung Pulo Daon.
“Harapannya kebutuhan makanan warga terpenuhi. Karena di sini banyak perumahan dan warganya banyak,” katanya.
Sementara itu, Warga Sukamekar Regency, Milah Dini mengatakan, bisa mendapatkan makanan untuk keluarga setelah ke Dapur Lapangan. Padahal sejak kemarin, ia dan anak-anak sama sekali tidak mendapatkan suplai makanan dari pihak Pemkab Bekasi.
“Tadi saya akhirnya ke Dapur Lapangan saya curhat ke sana dan Alhamdulillah dapat makanan untuk saya dan anak-anak. Karena jujur dari kemarin tidak ada bantuan makanan yang saya dapat,” katanya.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga dari berbagai perumahan silih berganti berdatangan ke Dapur Lapangan. Mereka adalah warga yang saat ini terdampak banjir dan sebagian tinggal di pengungsian.
Sekadar diketahui banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi terjadi sejak Jumat, 23 Januari 2026. Banjir melanda sejumlah perumahan serta pemukiman warga dan sampai saat ini belum juga surut dengan ketinggian sepaha hingga leher orang dewasa.






