Sejumlah warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi yang mengungsi di kantor Kelurahan Kalibaru telah meninggalkan pengungsian. Mereka memilih kembali ke rumah masing-masing setelah banjir di rumah mereka surut.
Menurut Sekretaris Kelurahan Kalibaru, Ani Sumarni, mengatakan, total warga yang mengungsi berjumlah 20 orang. Yang terdiri dari 8 orang anak-anak dan 12 orang dewasa.
Mereka mengungsi sejak Jumat, 23 Januari 2026 akibat takut banjir telah masuk ke rumah mereka. Namun pada malam hari di hari yang sama sebagian memilih pulang karena banjir telah surut.
“Mereka panik karena banjir sudah masuk ke rumah mereka, jadi mereka mengungsi. Tapi malam hari sebagian ada yang pulang karena banjir sudah surut,” katanya, saat ditemui di Kantor Kelurahan Kalibaru, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ani juga menjelaskan, selama mengungsi di Aula Kantor Kelurahan Kalibaru, warga mendapat suplai makanan jadi. Serta mendapat bantuan dari berbagai pihak berupa sembako dan alat kebersihan yang semuanya sudah disalurkan kepada para pengungsi.
Saat banjir terjadi, pihak Kelurahan juga membangun dapur umum untuk menyuplai kebutuhan makanan warga terdampak banjir. Termasuk menurunkan Tim Medis bekerjasama dengan Puskesmas Kalibaru guna memeriksa kesehatan warga.
“Kita juga mendirikan dapur umum untuk membuat makanan yang kita distribusikan kepada korban banjir. Kami juga mendapat bantuan dari berbagai pihak dan sudah kita salurkan semuanya,” katanya.
Ia mengatakan, banjir di Kali Baru terjadi di 3 RW di Kelurahan tersebut. Adapun RW yang dimaksud antara lain, RW 03, RW 04 dan RW 06.
“Banjir diakibatkan intensitas hujan yang tinggi. Serta luapan air Kali Alam di dekat lokasi terdampak banjir,” katanya.
Di tengah cuaca ekstrem, Sekretraris Kelurahan Kalibaru tersebut, mengingatkan warganya bahwa hujan dan banjir merupakan berkah sehingga ia mengajak warganya berdoa memohon manfaat, serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air lancar, serta bersabar dan bersyukur dalam situasi sulit.
“Penanganan banjir tidak bisa selesai dalam satu waktu. Insyaa Allah tahun ini kita doakan akan ada solusi agar banjir bisa dikurangi dan tidak terus menjadi masalah tahunan warga kalibaru,” ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Sementara itu, Staf Kelurahan Kalibaru, Sinal, memastikan seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka kembali setelah banjir dipastikan surut sepenuhnya.
“Tadi terakhir sore ini ada tiga orang yang pulang ke rumah masing-masing. Jadi sekarang kondisinya sudah tidak ada lagi pengungsi,” ujarnya, memastikan.






