Warga Kabupaten Bekasi diminta mengecek kondisi rumah dan memastikan dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik. Himbuan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, Selasa (25/3/2025).
Menurutnya, pihak Disdamkar sudah memberikan himbauan atau pemberitahuan resmi. Baik melalui media sosial serta surat resmi yang dikirimkan ke dinas-dinas dan kecamatan di Kabupaten Bekasi.
“Kami telah menyosialisasikan imbauan ini melalui akun media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Tujuannya agar masyarakat dapat mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan,” kata dia, Senin (25/3/2025).
Ia menjelaskan beberapa langkah yang perlu dilakukan masyarakat sebelum meninggalkan rumah untuk mudik. Mulai dari mencabut steker atau stop kontak peralatan elektronik, seperti kulkas, dispenser, dan televisi, guna mencegah korsleting listrik.
Selain itu, memastikan peralatan dapur dalam kondisi aman dengan mematikan kompor gas, mencabut regulator dari tabung gas. Serta memastikan tidak ada kebocoran gas yang tertinggal.
Masyarakat juga diminta menghindari penggunaan kembang api karena berpotensi menyebabkan kebakaran. Serta dapat membahayakan lingkungan sekitar.
“Beberapa langkah mesti dilakukan saat hendak mudik lebaran meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama. Salah satunya memastikan perlengkapan elektronik atau dapur dalam kondisi mati guna mencegah kebakaran,” kata dia.
Mmasyarakat juga diimbau untuk melaporkan situasi rumah kepada RT/RW setempat, menitipkan rumah kepada tetangga atau pihak keamanan. Serta meninggalkan nomor kontak yang dapat dihubungi jika terjadi keadaan darurat.
Bagi pemilik hewan peliharaan, Disdamkar menyarankan agar hewan dititipkan. Yakni kepada kerabat atau tempat penitipan terpercaya.
“Jangan sampai hewan peliharaan ditinggalkan tanpa perawatan, karena dapat menimbulkan masalah lain. Bahkan berpotensi mengganggu lingkungan,” ujarnya.
Disdamkar Kabupaten Bekasi juga akan melakukan pemantauan mudik bersama Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Pemantauan dilakukan di titik-titik perbatasan, seperti di Kecamatan Kedungwaringin dan wilayah-wilayah lainnya yang telah ditentukan.
“Kami juga mengerahkan relawan kebakaran yang sudah terbentuk untuk siaga selama masa mudik. Jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi melalui call center di nomor 021-22137870 atau layanan darurat 112,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.