Pembunuhan di Jalan Juanda Bermula dari Keributan di Lapo Ros Dekat Terminal Bekasi

Pembunuhan di Jalan Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Kamis (1/10/2015) dinihari sekitar pukul 02.30, berawal dari keributan di Lapo Ros dekat Terminal Bekasi.

Korban pembunuhan ialah Ridho Akbar (19). Saat mengendarai sepeda motor, ia tidak sengaja bersenggolan dengan motor milik Gustiranda Waleru di Jalan Juanda.

Baca juga:  Bakal Diikuti Ribuan Jamaah, Masjid Al Barkah Bekasi Siap Gelar Sholat Id Pagi Ini

Gustridanda, yang sedang mabuk, kemudian membacok Ridho secara bertubi-tubi di bagian kepala dan punggung sampai tewas. Gustriranda pun pergi meninggalkan korban yang bersimbah darah.

Sebelumnya, Gustridanda mengamuk di Lapo Ros dekat Terminal Bekasi. Ia membacok Richard Hutagalung. Gustiranda cemburu lantaran mantan pacarnya, yang bekerja di Lapo Ros, asyik melayani Richard.

Baca juga:  Usai Dilantik Jadi Ketua Futsal, Heri Koswara Siap Dilantik Jadi Wali Kota Bekasi 2024

(Baca: Cemburu Mantan Pacarnya Layani Tamu di Lapo Ros Bekasi, Gustiranda Ngamuk hingga Bunuh Orang)

“Setelah mengamuk di Lapo Ros, pelaku kemudian kabur. Di Jalan Juanda ia bersenggolan dengan Ridho, orang yang tidak dikenalnya. Di situlah terjadi pembunuhan,” kata Kanit Reskrim Mapolsek Bekasi Timur, Iptu Kasran kepada klikbekasi.co.

Baca juga:  Nuroji Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Melek Sertifikasi Kompetensi

Pada hari itu juga, polisi menangkap Gustiranda di rumahnya di rumah kontrakan di Jalan Sumatera Perumnas 3 Kota Bekasi.

(Wew/Res)

Tinggalkan komentar