Sangat Sederhana, Ini 7 Tips Mengatur Uang Pakai Teknik Amplop

Ada banyak cara kreatif untuk mengelola uang. Salah satu metode penganggaran atau budgeting yang layak kamu coba adalah Metode Amplop.

Dengan metode klasik ini, gaji atau pendapatan kamu dapat dikelola dengan efektif. Termasuk untuk membiayai kebutuhan pokok, membayar tagihan, menabung, investasi, dan lainnya.

Caranya sederhana. Kamu siapkan beberapa amplop saja. Setiap amplop mewakili kategori pengeluaran kamu—kamu bisa menandai denga tulisan, atau warna amplop yang berbeda. Nah, penghasilan kamu akan dibagi ke amplop itu. Uang di amplop hanya boleh kamu gunakan sesuai peruntukannya.

Metode amplop juga bisa kamu terapkan dalam bentuk digital—mirip dengan teknik 6 toples. Misalnya, kamu memiliki rekening yang berbeda untuk setiap kategori pengeluaran. Tujuannya sama: agar kamu lebih disiplin dalam membagi penghasilan ke dalam pos-pos pengeluaran.

Metode ini sangat populer, dan sering direkomendasikan para perencana keuangan pribadi. Jika kamu tertarik menerapkannya, berikut tips yang bisa kamu coba:

1. Buatlah anggaran:

Langkah pertama adalah membuat anggaran bulanan yang realistis. Catat semua pendapatan dan pengeluaran kamu. Kemudian susun anggaran yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial kamu.

2. Kategorikan pengeluaran

Bagi pengeluaran kamu ke dalam beberapa kategori, seperti kebutuhan pokok, hiburan, transportasi, dan tabungan. Setiap kategori akan memiliki amplopnya sendiri.

3. Siapkan amplop:

Siapkan amplop untuk setiap kategori pengeluaran. Kamu dapat menggunakan amplop bekas atau membeli amplop khusus. Tuliskan kategori pengeluaran pada setiap amplop—ini mirip kalau kamu berbagi angpao ke anak-anak, bukan?

4. Masukkan uang ke dalam amplop:

Setelah gajian, masukkan uang tunai ke dalam amplop sesuai dengan kategori pengeluaran. Pastikan jumlah uang di setiap amplop sesuai dengan anggaran yang telah dibuat.

5. Batasi pengeluaran:

Ketika uang di dalam amplop untuk suatu kategori sudah habis, kamu tidak boleh lagi mengeluarkan uang untuk kategori tersebut. Hal ini akan membantu kamu disiplin dalam mengelola keuangan.

6. Catat pengeluaran:

Meskipun menggunakan metode amplop, catatlah semua pengeluaran kamu untuk melacak kemana uang kamu pergi. Kamu dapat menggunakan aplikasi pencatat keuangan atau buku catatan.

7. Evaluasi dan ubah anggaran:

Secara berkala, evaluasi anggaran dan pengeluaran kamu. Jika ada kategori yang selalu kekurangan dana, kamu dapat menambah anggaran untuk kategori tersebut. Sebaliknya, jika ada kategori yang selalu berlebih, kamu dapat mengurangi anggarannya.

Itulah ulasan tentang tips mengelola keuangan pribadi dengan menggunakan metode amplop. Semoga bermanfaat ya!


* Dari berbagai referensi

* Foto: Ilustrasi (Unsplash)

Tinggalkan komentar