6 Tips Menikmati Kopi Espresso Tanpa Gula

Jika kamu memesan kopi espresso di kedai, nikmatilah tanpa gula untuk mendapatkan banyak manfaatnya—yang salah satunya meningkatkan energi secara cepat.

Ada beberapa tips yang bisa kamu coba agar lebih menikmati espresso.

Meskipun volumenya hanya sekitar 25-35 ml per sajian, minuman ini memang pahit bagi orang yang baru pertama kali mencobanya—padahal sebenarnya kompleks, ada asam dan manisnya.

Konon, orang Amerika bahkan tidak kuat dengan rasa pahit espresso. Sehingga mereka menambahkan air panas, dan jadilah kopi Americano.

Barangkali, karena karakternya yang kuat itu, espresso menjadi dasar bagi minuman kopi lainnya seperti cappucino, latte, atau—yang sederhana—kopi susu.

Orang Italia adalah penikmat sejati kopi espresso tanpa gula. Mereka terbiasa datang langsung ke meja barista, memesan, lalu meminumnya segera.

Bukan hanya menikmati, orang Italia juga sangat menghargai pembuatan espresso—diperhatikan betul kualitasnya. Ini wajar sih, karena memang mesin espresso dibuat pertama kali oleh seorang mekanik Milan, Luigi Bezzera, sekitar tahun 1901.

6 Tips Minum Espresso

Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba saat minum espresso di kedai kopi:

1. Pesan Espresso Kamu dengan Mantap

Beberapa barista mungkin akan ragu-ragu apakah kamu benar-benar tahu apa yang dipesan—meskipun sebenarnya itu berlebihan.

Oleh karena itu, katakan dengan mantap: “Satu espresso, tolong”. Agar lebih meyakinkan, katakan “Pakai gelas kecil ya saja ya.” Mungkin barista akan bertanya: single atau double? Kalau kamu butuh banyak kafein, pilihlah double.

2. Minum Air

Barista mungkin menyajikan segelas air putih atau soda untuk mendampingi espresso. Jika tidak, mintalah segelas air. Minumlah air itu, untuk menetrasir indera pengecap kamu, sehingga kamu bisa lebih menikmati karakter asli espresso tersebut.

3. Hidup Aromanya

Aroma adalah sisi menarik yang yang diberikan kopi. Untuk itu, jangan lewatkan untuk menghirup aroma espresso kamu. Mungkin kamu akan menemukan aroma rempah, cokelat, karamel, atau wangi bunga.

Dengan menghidupnya, aroma akan memberi pesan kepada kamu: oke, ini aman diminum untuk kamu, dan lezat.

4. Singkirkan Crema (Opsional)

Espresso segar memiliki crema (lapisan busa) yang kaya rasa di atasnya. Crema menandakan ekstraksi yang baik, namun beberapa orang tidak menyukainya. Kamu bisa membuangnya dengan sendok.

5. Aduk Espresso Kamu

Rasa espresso dalam cangkir itu tidak utuh. Bagian kental dan manisnya tenggelam ke dasar, sedangkan aromanya kuat di bagian atas. Aduk espresso dengan sendok kecil untuk mendapatkan rasa yang seimbang.

6. Cicipi dan Rasakan

Biarkan kopi membasahi lidah kamu. Rasakan pahit, asam, manis dan rasa lainnya yang kompleks. Jangan ragu untuk menyeruputnya!

Espresso adalah saripati kopi, jadi begitulah karakternya nanti jika diseduh dengan banyak air. Tekstur yang pekat mungkin terasa aneh pada awalnya, tapi kamu akan menyukainya.

Jangan ragu memesan espresso! Barista yang handal akan senang membantu kamu menikmati kopi istimewa ini.

Selamat menikmati espresso ya!


* Referensi: thecoffeecompas

* Foto: Espresso (Unsplash/Tabitha)

Tinggalkan komentar