3 Kebiasaan Sederhana Orang Okinawa yang Membuat Mereka Panjang Umur dan Bahagia

Artis Maudy Ayunda berbagi cerita menarik tentang rahasia kebiasaan hidup bahagia orang Jepang yang membuat mereka berumur panjang sampai 100 tahun lebih. Rahasia tersebut bernama Ikigai—filosofi yang memiliki arti “alasan untuk hidup”.

Melalui channel YouTubenya, Maudy memberikan kisi-kisi buku berjudul “Ikigai, Rahasia Orang Jepang dalam Hidup Bahagia dan Umur Panjang” karya Hector Garcia dan Miralles.

Menurut Maudy, Hector Garcia adalah seorang penulis yang sudah lama tinggal di Jepang. Dan Miralles adalah seorang penulis bestseller, yang khususnya dikenal dengan karya-karyanya di genre self-help.

Nah, di buku ini, mereka melakukan riset terhadap satu komunitas yang tinggal di Pulau Okinawa, Jepang. Masyarakat di sana dikenal karena banyak orang yang umurnya lebih dari 100 tahun—bahkan terbanyak di dunia. Di sana, para centenarian—sebutan untuk lansia berumur lebih dari 100 tahun—juga sehat-sehat, tidak begitu banyak mengidap penyakit umur tua, misalnya pikun.

Dari riset, penulis merangkum beberapa kebiasaan lansia Okinawa, seperti gaya hidup, sikap, pola pikir, diet, dan rutinitas harian mereka.

Lalu, apa saja rahasianya?

Berikut rahasia orang Okinawa berumur panjang dan bahagia:

1.Temukan dan Ikuti Ikigai-mu.

Penduduk Okinawa percaya agar bisa bahagia dan tentram, kita harus hidup sehari-hari dengan penuh arti. Untuk itu, kita harus menemukan dan memiliki Ikigai, kata jepang yang artinya “alasan untuk hidup”.

Nah, menurut buku ini, setiap orang memiliki Ikigai dalam diri mereka masing-masing. Dan untuk menemukannya membutuhkan proses dan kesabaran.

Bagi penduduk Okinawa, ikigai adalah “alasan kita bangun di pagi hari”, dan merupakan kombinasi dari 4 hal:

Yang pertama, passion atau apa yang kamu sukai. Yang kedua, mission: apa yang dibutuhkan dunia. Yang ketiga, vocation: apa yang kamu kuasai. Dan yang keempat, profession: apa aktivitas yang bisa berbuah.

Menurut buku ini, keseimbangan hidup ditemukan di persimpangan antara 4 hal tadi. Jadi, untuk menemukan Ikigai kita, mungkin kita bisa merenung dan bertanya kepada diri sendiri:

Apa nih yang kamu suka? Apa yah yang kamu kuasai? Dan apa aktivitas yang bisa menjadi karir atau bisa berbayar? Dan apa yang dibutuhkan dunia?

Jika kita bisa menemukan Ikigai kita, kita bisa hidup hari demi hari dengan seimbang dan harmonis.

2. Hadapi Perlahan dan Temukan Aliranmu

Penduduk di Okinawa dikenal dengan gaya hidup yang relatif santai. Tapi bukan berarti malas-malasan, ya! Mereka tetap bersemangat dengan semua yang mereka lakukan—betapa pun kecilnya hal itu. Justru, mereka berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam segala hal yang mereka lakukan.

Karena sudah menemukan Ikigai, penduduk Okinawa jarang merasa tertekan dan bisa menikmati semua hal yang mereka lakukan.

Misalnya, mereka merayakan waktu yang mereka miliki, bahkan kesenangan-kesenangan kecil dalam hidup. Mereka percaya bahwa kita harus hidup di masa kini dan memiliki cara berpikir yang sangat terbuka.

Di jaman sekarang, mudah sekali kita terjebak dalam hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari—dan mungkin kita lupa untuk ‘melambat’ dan berpikir. Entah karena teknologi, sosmed, atau banyaknya gangguan di luar sana.

Lalu, dari inspirasi penduduk Okinawa, kita juga diajak untuk mencari momen “mengalir” sebanyak mungkin dalam hidup kita.

“Momen mengalir” ini apa sih? Ini bisa dicapai saat kita lagi sepenuhnya tekun dan fokus pada suatu aktivitas sehingga segalanya terasa “mengalir”, sampai kita merasa aktivitas itulah yang paling menggembirakan. Ketika kita dalam situasi ini, kita mencapai puncak kinerja.

Dengan “aliran” ini, ada rasa semangat baru, rasa hidup, dan ada kedamaian yang merasuki diri kita. Dan kita sepenuhnya berada di momen yang ada. Kita tidak terlalu memikirkan masa lalu. Kita juga tidak terlalu khawatir tentang masa depan. Hanya kini dan sekarang yang kita nikmati.

Biasanya, ‘aliran’ ini bisa dicapai kalau kita tidak ada gangguan sama sekali—dan kita hanya fokus melakukan satu hal.

Menurut penulisnya:

“Orang yang paling bahagia bukanlah orang yang mencapai paling banyak. Mereka adalah orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dalam keadaan mengalir.”

Jadi carilah momen-momen mengalir tadi terus. Hindari gangguan-gangguan yang bisa mengeluarkan kita dari “aliran” kita.

3. Teruslah Aktif dan Jangan Pensiun

Penduduk Okinawa tidak pernah berhenti bergerak. Nah, bergerak di sini bukan berarti harus olahraga keras atau harus lari jarak jauh. Mungkin sesederhana jalan kaki di sekitar rumah atau merawat tanaman.

Intinya, jangan sampai kita ‘terintimidasi’ dengan olahraga, karena kenyataannya bergerak apa pun menjadi kunci hidup panjang umur bagi komunitas Okinawa.

Menariknya lagi, di Okinawa, tidak ada kata “pensiun”. Jadi, penduduk-penduduk yang berumur pun masih menghadapi hari-harinya dengan penuh arti—penuh aktivitas. Mereka menjalani kehidupan yang intensional (berdasarkan niat) dan bertujuan. Jadi semua orang merasa dibutuhkan, merasa penting, dan merasa berkontribusi.

Karena itu, hidup mereka lebih panjang dari orang lain.

Menurut penulisnya, pada saat kita menjaga pikiran maupun fisik kita untuk selalu aktif dengan penuh arti, itu berdampak baik pada kinerja otak.

Menurut penulis, lebih baik sekarang kita mengubah pola pikir tentang pensiun. Jangan sampai pensiun justru menghentikan ikigai kita. Selagi kita punya waktu, maka sebaiknya kita bisa berfokus untuk menjalani hidup yang bermakna seperti orang Okinawa.

Itulah ulasan tentang rahasia umur panjang orang Okinawa. Semoga bermanfaat ya!


* Referensi: YouTube Maudy Ayunda

* Foto: Suasana Okinawa (Unpslash/Xie)


* Tips ringkas untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan.

Kunci Kebahagiaan:

  • Cintai Diri Sendiri: Terimalah diri apa adanya, hargai kelebihan dan kekuranganmu, dan hindari perbandingan dengan orang lain.
  • Berbuat Baik: Lakukan kebaikan tanpa pamrih, bantulah orang lain, dan ikuti kegiatan sosial.
  • Bersikap Positif: Pupuklah optimisme, bersyukurlah atas apa yang kamu miliki, dan fokuslah pada hal-hal yang dapat kamu kontrol.
  • Hindari Menyakiti: Bersikaplah sopan, hindari kata-kata kasar, dan maafkan diri sendiri maupun orang lain.
  • Berbagi Kebahagiaan: Bersedekahlah, bantulah orang lain tanpa pamrih, dan sebarkan kebahagiaan kepada orang lain.

Langkah Menuju Kesuksesan:

  • Bangun Pagi dengan Semangat: Bangunlah secara teratur, lakukan olahraga atau meditasi, sarapan sehat, dan awali hari dengan aktivitas yang kamu sukai.
  • Maksimalkan Potensi Diri: Tetapkan tujuan yang jelas, ikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan, dan bacalah buku-buku inspiratif untuk memotivasi diri.
  • Fokus dan Efektif: Buatlah daftar tugas dan prioritaskan pekerjaan, hindari multitasking agar lebih fokus.

Membangun Kebiasaan Positif:

  • Konsistensi adalah Kunci: Membangun kebiasaan positif membutuhkan waktu dan konsistensi. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah.
  • Semangat dan Pantang Menyerah: Yakinlah pada kemampuanmu dan jangan ragu untuk terus melangkah maju.

Ingatlah: Kebahagiaan dan kesuksesan adalah hasil dari usaha dan kerja keras. Teruslah berusaha, berlatih, dan pantang menyerah untuk mencapai tujuanmu.

Semangat!

Rekomendasi bacaan:

Salah Satunya Mencintai Diri Sendiri, Inilah 5 Tips Sederhana Agar Kamu Bahagia Setiap Hari

Salah Satunya Bangun Jam 5 Pagi, Ini 3 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuatmu Sukses

Tinggalkan komentar