Connect with us
BEKASI WEATHER

Puan Sambangi Pesantren Hingga Pasar Tradisional di Kota Bekasi

Berita

Puan Sambangi Pesantren Hingga Pasar Tradisional di Kota Bekasi

Puan Sambangi Pesantren Hingga Pasar Tradisional di Kota Bekasi

Ketua DPR RI, Puan Maharani hari ini melakukan kunjungan kerja di Kota Bekasi. Perempuan yang akrab disapa Mba Puan datang ke sejumlah lokasi mulai dari pondok pesantren hingga pasar tradisional.

Pesantren Mahasina menjadi titik pertama yang didatangi Puan. Di pesantren berhaluan Nahdlatul Ulama tersebut kedatangan Puan disambut dengan iringan sholawat para santri serta diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz.

Selain itu, nampak mendampingi Puan Maharani, Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Utut Adianto anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi dan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi dan Ketua Nahdlatul Ulama Kota Bekasi, KH. Madinah.

Puan yang mengenakan pakaian serba hitam dan mengenakan penutup kepala berupa kerudung berwarna putih itu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Waton.

Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani mengapresiasi Pondok Pesantren Mahasina yang tidak sekadar mengajarkan ilmu agama namun juga menanamkan pendidikan karakter serta wawasan kebangsaan.

Menurutnya, anak muda Indonesia dari latar belakang apapun termasuk pesantren harus bersama-sama bergotongroyong menjaga NKRI, toleransi beragama dan kebhinekaan.

“Pendidikan karakter dan kebangsaan penting agar kita tidak lupa akar kita sebagai sebuah bangsa. Dan anak muda harus gotong royong menjaga NKRI, toleransi beragama dan kebhinekaan,” kata dia.

Selain itu, Puan juga memotivasi santri wati untuk tidak takut mengejar cita-cita dan bekerja lebih keras jika ingin menggapai cita-citanya.

“Jangan takut untuk bermimpi dan bercita-cita selama kita punya semangat dan banyak belajar. Perempuan pasti bisa,” kata Puan.

Tak hanya itu, Cucu Bung Karno tersebut juga siap bergotongroyong dalam pengembangan pesantren.

“Kita siap bertongroyong memajukan dan mengembangkan Pesantren Mahasina,” tandasnya.

Sebelum bertolak meninggalkan Pesantren Mahasina, Puan menjanjikan memberikan bantuan uang Rp10 juta rupiah untuk dibelikan sejumlah kitab bagi para santri serta akan memberikan 100 buah Alquran.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz meyambut baik kedatangan Puan Maharani. Bahkan ia berharap kehadiran elit PDI Perjuangan itu mampu membawa keberkahan.

“Semoga kehadiran Ibu Puan bisa membawa keberkahan untuk Ponpes Mahasina, para santri dan santri wati. Amin,” kata dia

Selain itu, hadirnya Puan diharapkan mampu memberikan inspirasi. Mengingat, Puan merupakan sosok yang lahir dari keluarga pembuat sejarah. Mulai dari kakeknya Sukarno, selaku Presiden RI Pertama, kemudian ibunya, Megawati merupakan presiden perempuan pertama. Begitu pula dirinya sebagai Ketua DPR RI pertama dari kaum perempuan.

“Beliau ini semoga bisa menginspirasi kita semua. Karena beliau berasal dari keluarga pembuat sejarah,” pungkasnya.

Dari Pesantren Mahasina, Puan lantas bertolak ke Pasar Atrium Pondokgede. Di sana, ia sambut sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan diantaranya Ineu Purawdewi Sundari dan Sumiyati.

Di sana, ia juga berjumpa dan berdialog dengan pedagang dan para pengunjung pasar menyerap aspirasi mereka terkait harga kebutuhan pokok.

Ia sempat mampir ke salah satu kios beras di Pasar Pondokgede dan menyempatkan membeli beras jenis Pandan Wangi dan IR.

Puan juga mendapat titipan surat dari pedagang beras di Bogor yang menitipkannya ke pedagang Bekasi.

Ia pun menyempatkan berdialog dengan pedagang minyak goreng menanyakan harga minyak.

“Bagaimana minyak goreng. Apakah sudah stabil atau belum,” kata Puan.

Kepada wartawan Puan menjelaskan bahwa kunjungannya ke Kota Bekasi dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan dirinya sebagai wakil rakyat.

“Kunjungan kerja ini bagian menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sebagai anggota dewan. Melihat langsung kondisi aktual di masyarakat,” kata dia.(*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lainnya di Berita

To Top