Tempuh Perjalanan 2 Jam, Kakek Ini Serahkan Dukungan KTP Buat Obon – Klik Bekasi

Tempuh Perjalanan 2 Jam, Kakek Ini Serahkan Dukungan KTP Buat Obon

Demi bertemu Obon Tabroni, bakal calon bupati Bekasi dari jalur independen, seorang kakek rela menempuh perjalanan sekitar dua jam.

Ia datang dari ujung selatan Bekasi, tepatnya Kecamatan Bojong Mangu, sekadar untuk menyerahkan dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada Obon Tabroni.

Kakek tersebut bernama Sadi. Ia tiba di Obon Tabroni Center (OTC), Cibitung, sekitar pukul 11 siang, Senin (14/03/2016). Demikian rilis tertulis yang diterima Klik Bekasi dari OTC, Selasa (15/3/2016).

Obon Tabroni, yang tengah berada di OTC, sempat kaget mengetahui kakek tersebut datang dari Bojong Mangu. Saat ditanya, kakek itu mengaku tahu alamat OTC dari kalender Obon Tabroni yang diterimanya.

“Saya terima kalender tadi malam. Katanya dari calon bupati. Saya lihat fotonya Ujang. Gak tahu, saya ‘kreteg’ untuk ketemu Ujang,” katanya dalam bahasa Sunda.

Masyarakat bagian selatan Bekasi memang masih banyak yang menggunakan bahasa Sunda. “Ujang” sendiri merupakan panggilan kepada anak laki-laki di Sunda.

(Baca: Soal Pilkada Bekasi, Ini Isi Pidato Politik Pertama Obon)

Tak lama, kakek itu pun mengeluarkan fotokopi KTP-nya untuk diserahkan kepada Obon. Obon pun menerima fotokopi tersebut dengan raut terharu.

“Terima kasih banyak, Kek. Mohon doanya. Mudah-mudahan niat dan perjuangan saya dan teman-teman di sini bisa berjalan lancar. Mudah-mudahan kakek juga selalu sehat,” jawab Obon, juga dalam bahasa Sunda.

“Insya Allah, terawangan kakek mah Ujang bakal menang. Pesan kakek, kalau jadi bupati nanti, tolong sejahterakan masyarakat Bekasi,” kata kakek yang usianya hampir 100 tahun itu.

Obon Tabroni berkali-kali mengucapkan terima kasih atas doa dan kepercayaan kakek Sadi kepadanya.

“Amin. Terima kasih ya, Kek. Insya Allah. Tolong ingatkan saya juga supaya bisa tetap berjuang untuk kepentingan masyarakat Bekasi,” ujar Obon.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam lebih. Kakek Sadi pun berpamitan pulang sambil membawa beberapa lembar kalender. (AM/Res)