Eksekutor Begal Sadis di Alexindo Diringkus Polisi – Klik Bekasi

Eksekutor Begal Sadis di Alexindo Diringkus Polisi

Polresta Bekasi Kota menangkap dua dari lima pelaku begal sadis yang beraksi di tikungan Jalan Raya Alexindo, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, pada Minggu dinihari, 17 Januari 2016.

Pelaku yang ditangkap ialah Faisal Yaser Sadam (19) dan Jinos (17). Sedangkan tiga pelaku lain yang masih buron antara lain DNL, WLD dan DD. Dari Faisal dan Jinos, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 celurit, 1 motor matic, dan 4 unit ponsel.

“Dua dari lima pelaku sudah kami tangkap. Pelaku Faisal adalah eksekutornya, yang membacok korban dengan celurit,” kata Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Herry Sumarji, dalam keterangan resminya, Rabu (10/2/2016).

Menurut Herry, pada 27 Januari 2016, polisi menangkap Jinos di daerah Pulo Gebang, Jakarta Timur. Setelah dikembangkan, polisi akhirnya menangkap Faisal di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara.

“Di Harapan Baru, polisi menemukan sebilah celurit. Rumah kontrakan itu sebenarnya milik pelaku lain yang masih buron. Pelaku Faisal sempat hendak kabur, akhirnya kami lumpuhkan,” kata Herry.

Dikatakan Herry, motor milik korban yang dibawa kabur pelaku dijual ke seseorang. Sedangkan ponsel Blackberry milik korban dibuang pelaku agar jejaknya tidak terendus polisi.

“Ada pun celurit yang digunakan pelaku Faisal untuk membacok korban berhasil kami temukan di dekat lokasi kejadian. Pelaku menyelipkan di selokan,” kata Herry.

Atas perbuatannya, Faisal dan Jinos bisa dijerat dengan Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Kami masih terus memburu para pelaku lainnya. Kelompok ini kerap beraksi di Kota Bekasi. Pelaku Faisal merupakan residivis atas kasus pencurian dengan kekerasan¬†di Jakarta Timur,” kata Herry.

Sekadar diketahui, korban, Ilham Darmawan (18), warga Perumahan Pondok Ungu, Rt 03 Rw 01 Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, tewas dengan luka tusuk di punggung dan perut akibat ditikam senjata tajam.

Korban saat itu keluar rumah karena hendak menjemput seorang saudaranya di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Hanya berjarak sekira 500 meter dari rumah, korban dihadang komplotan pelaku sekira pukul 3.00 WIB. (Res)