Dunia Berduka untuk Paris – Klik Bekasi

Dunia Berduka untuk Paris

Dunia berduka untuk Kota Paris, Prancis. Terorisme telah mengancam kemanusiaan. Ratusan orang tewas diserang teroris, pada Jumat malam waktu setempat (Sabtu WIB).

Serangan teroris di tujuh lokasi berbeda merupakan insiden paling mematikan setelah terakhir kali terjadi pada Perang Dunia II.

Sejauh ini 130-an orang tewas karena bom bunuh diri serta penembakan acak di Gedung Konser Bataclan, Rue Bichat, Av. de la Republique, Bd. Voltaire, Rue Charonne, dan Boulevard Beaumarchais.

Variety dan the Telegraph, Sabtu (14/11), melansir kronologi insiden yang sangat mengejutkan warga Paris itu. Berikut rinciannya sesuai waktu setempat:

21.09

Pengunjung restoran di Rue Bichat diberondong tembakan oleh seorang laki-laki menenteng AK-47. Korban tewas mencapai 20 orang. Polisi antiteror sudah mendapat informasi dan disebar ke penjuru kota. Dalam momen bersamaan, penembakan beruntun terjadi di tiga lokasi lain, yakni bar dide Charonne dan Faidherbe, serta restoran di La Petit Cambodge.

21.42

Saat polisi masih melacak lokasi di restoran, dua bom bunuh diri terjadi di Stadion Stade de France, yang sedang menggelar pertandingan sepakbola persahabatan antara Timnas Prancis vs Jerman. Presiden Francois Hollande pun sedang berada di lokasi pada saat bom meledak, sehingga segera dievakuasi. Akibat ledakan di tribun itu, belasan orang tewas.

21.48

Nyaris bersamaan dengan bom di Stadion Stade de Frace, setidaknya tiga orang diketahui menyerbu Gedung Bataclan yang sedang menggelar konser. Pelaku memberondongkan peluru ke arah kerumunan 1.000 penonton selama nyaris 15 menit.

Di lokasi ini, jatuh korban tewas paling banyak. Gedung Bataclan jaraknya sangat dekat dengan Kantor Redaksi Charlie Hebdo yang Januari lalu diserang kelompok militan.

23.02

Presiden Hollande, setelah dievakuasi dari Stadion, memberikan pidato kepada media massa. Dia mengatakan terorisme yang mengerikan telah terjadi di Prancis, sehingga pemerintah menetapkan keadaan darurat. Untuk itu, dia memerintahkan polisi dan tentara bekerja sama menghentikan segala potensi serangan lanjutan. Rapat kabinet pun menyatakan seluruh perbatasan darat ditutup.

“Penutupan perbatasan ini untuk memastikan para pelaku tindak pidana ini tidak meninggalkan negara ini,” kata Hollande.

23.55

Polisi antiteror mulai masuk ke Gedung Bataclan, mencoba membebaskan sandera. Kontak senjata terjadi, setidaknya empat aparat tewas karena ditembak pelaku.

00.35

Polisi Prancis mengatakan kasus penyanderaan di Bataclan berhasil dituntaskan. Tiga pelaku tewas, tapi belum diketahui apakah ada pelaku lainnya yang masih bebas. Ciri-ciri pelaku tidak diumumkan pada pers. Korban tewas insiden Bataclan mencapai 100 orang, sedangkan dari penembakan di lokasi lain ditambah bom bunuh diri, korban tewas 53 orang.

*Update terkini: ISIS sudah mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Paris.

Pernyataan Presiden Prancis

Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan penyerangan yang menewaskan sekitar 130 orang di Paris, Prancis, tadi malam melibatkan sejumlah aktivis Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS yang berada di Prancis.

“Penyerangan ini dilakukan oleh pasukan jihad yang berada di luar negeri dengan melibatkan orang dalam yang berada di Perancis,” ujar Hollande pada Sabtu, 14 November 2015.

Menurut Hollande, serangan tersebut merupakan sebuah “act of war” atau aksi perang yang dilakukan oleh sejumlah “pasukan teroris”. “Penyerangan ini juga dilakukan dengan sangat terencana dan terstruktur,” kata Hollande dalam keterangan persnya di televisi Prancis tersebut.

Hollande pun menyatakan bahwa saat ini Perancis berada dalam status darurat dan memerintahkan untuk menutup semua tempat-tempat wisata usai insiden penyerangan tersebut.

Pernyataan Presiden Indonesia

Presiden Joko Widodo menyatakan duka cita kepada korban serangan Paris dan mengutuk aksi terorisme, dalam keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma.

Presiden mengajak masyarakat internasional memerangi terorisme.

“Terorisme tidak dapat ditoleransi dan mengajak dunia internasional memerangi terorisme,” jelas Jokowi menjelang keberangkatan menuju Turki untuk menghadiri KTT G20, kemarin.

Melalui Twitter Presiden Jokowi juga menuliskan: “Duka cita mendalam bagi korban aksi kekerasan di Paris. Terorisme, apapun bentuk dan alasannya tidak dapat ditolerir -Jkw”.

Pernyataan Pemimpin Dunia

Presiden AS Barack Obama menyebut serangan Paris sebagai “sebuah serangan terhadap kemanusiaan”.

Obama juga menyebut serangan Paris sebagai upaya untuk meneror warga sipil yang tidak bersalah.

Sejumlah kepala negara menyampaikan belasungkawa kepada korban dan mengutuk serangan yang terjadi di Paris.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dia “sangat terguncang dengan berita dan foto-foto dari Paris”.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan : “Hati dan pikiran serta doa kami bagi sepupu Prancis dalam waktu yang kelam dan buruk ini.”

Presiden Cina, Xi Jinping menghubungi pemimpin Prancis Fancois Hollande melalui telepon dan mengatakan Cina berkeinginan untuk bekerja sama dengan Prancis dalam melawan terorisme.

Dunia berduka untuk Paris…

(Berbagai sumber)