RS Awal Bros Bekasi Diduga Malpraktik, Balita Tewas Usai Disuntik – Klik Bekasi

RS Awal Bros Bekasi Diduga Malpraktik, Balita Tewas Usai Disuntik

Rumah Sakit Awal Bros di Jalan KH Noer Ali Kavling 17-18, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, diduga melakukan malpraktik terhadap seorang anak perempuan berusia satu tahun satu bulan.

Falya Raafan Blegur, balita tersebut, meninggal pada Minggu (1/11/2015)  pagi di ruang rawat inap NICU pada RS Awal Bros. Anak pasangan Ibrahim Blegur dan Erri Kusrini itu segera dibawa ke rumah duka di bilangan Kranji, Bekasi Barat.

“Putri kami meninggal setelah mendapatkan suntikan antibiotik dari seorang perawat atas instruksi dokter,” kata Ibrahim, Minggu sore.

Ibrahim menceritakan, pada Kamis (29/10/2015), Falya rencananya akan dibawa pulang karena sudah dinyatakan pulih dari sakit dehidrasi ringan oleh pihak rumah sakit setelah menjalani rawat inap sejak Rabu.

Sebelum dibawa pulang, pada Kamis siang, seorang perawat menyuntikkan infus antibiotik ke tubuh Falya atas perintah dokter bernama Yenny Wiarni Abbas.

30 menit kemudian usai mendapatkan suntikan, Falya secara tiba-tiba mengalami kejang-kejang. Kondisi kesehatannya, yang tadinya sudah pulih, dinyatakan menurun drastis.

Menurut Ibrahim, mulut Falya juga mengeluarkan busa. Akhirnya, Falya dirawat intensif. Hingga Minggu, kondisi Falya tidak kunjung membaik dan akhirnya meninggal dunia.

“Awalnya kami hendak membawa pulang karena pihak rumah sakit membolehkan. Namun Falya mengalami kejang-kejang dan sempat mengeluarkan busa. Kondisinya menjadi kritis dan akhirnya meninggal,” kata Ibrahim.

Ibrahim menduga RS Awal Bros telah melakukan malpraktik atau kesalahan penanganan medis. Kata Ibrahim, seorang dokter bahkan menyatakan Falya alergi terhadap antibiotik yang disuntikkan tersebut.

“Seorang dokter di rumah sakit menyatakan Falya alergi terhadap antibiotik yang disuntikkan tersebut. Kata dia, mestinya dokter yang menangani Falya mengetahui alergi tersebut,” kata Ibrahim.

Ibrahim mengungkapkan, penyuntikan antibiotik kepada Falya dilakukan tanpa sepengetahuannya. “Saya baru tahu Falya disuntik setelah kondisi kesehatannya menurun drastis,” kata Ibrahim.

Atas peristiwa tersebut, Ibrahim berencana melaporkan RS Awal Bros ke pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, kami belum mendapatkan keterangan resmi dari RS Awal Bros. (AN/Res)