Connect with us
BEKASI WEATHER

PDKT Sama Si Dia yang Baru Putus? Lakukan 5 Tips Ini

Selingan

PDKT Sama Si Dia yang Baru Putus? Lakukan 5 Tips Ini

Untuk mendekati si dia yang baru putus cinta memang biasanya relatif lebih mudah, karena si dia sedang berada dalam kondisi emosional yang labil dan membutuhkan seseorang

Untuk mendekati si dia yang baru putus cinta memang biasanya relatif lebih mudah, karena si dia sedang berada dalam kondisi emosional yang labil dan membutuhkan seseorang, entah itu hanya sekedar untuk pelarian (rebound) ataupun memang ingin mencari partner baru.

Meskipun sepertinya ini adalah sebuah keuntungan bagi Anda, tapi dengan keadaan emosional dia yang sedang labil justru membuat posisi Anda juga labil dalam hatinya. Apabila Anda sedang berada dalam posisi ini, Anda sedang berada dalam posisi yang cukup rawan.

1. Tidak peduli soal hubungannya dengan sang mantan.


Perlakukan dia sebagai seseorang yang single. Dengan bersikap seperti itu, kamu akan menunjukkan padanya bahwa kamu tidak peduli dengan masa lalunya, menerima dia apa adanya dan siap untuk sebuah petualangan baru yang menyenangkan bersamanya di masa depan.

Bagi seseorang yang baru saja putus cinta, ini akan memberikan efek yang sangat positif dan tentu saja sebuah nilai plus buatmu.

2. Mencari tahu dan menganalisa


Ini sangat penting sebagai bahan pertimbangan jika kamu menginginkan sebuah hubungan yang lebih serius nantinya. Dengan mencari tahu dan menganalisa, kamu juga bisa belajar banyak, baik soal dinamika romansa secara umum dan juga tentang dirinya lebih dalam.

Kamu harus melakukan ‘investigasi’ ini dengan halus. Maksudnya, jangan sampai kamu terjebak menjadi tong sampah emosional dan pelayan curhatnya. Jangan bertanya atau ‘mengorek’ terlalu banyak hingga jadi kentara, apalagi bertanya pada teman-temannya.

3. Jangan ngarep saat mendekati si dia yang baru putus itu!


Begitu juga dalam situasi romansa seperti ini, ngarep adalah musuh utamamu. Apalagi dalam situasi dia baru saja putus cinta dan emosinya sedang tidak stabil.

Meskipun tampaknya respon yang dia berikan sangat positif, jauhkan pikiran bahwa kamu sudah memiliki hatinya. Dia tidak sedang menjadi diri yang sebenarnya. Kalaupun kamu merasa sudah memiliki dirinya itu hanyalah sebuah bayangan saja. Jadi santai saja, tidak perlu buru-buru dan bersabarlah. Kendalikan diri dan lindungi hati.
Salah satu cara untuk tidak ngarep dengannya adalah dengan tidak berusaha untuk menjadi superhero penyelamatnya.

4. Tunjukan sikap terbaikmu setiap saat.


Si dia pasti akan membandingkanmu dengan mantannya. Jika ternyata dalam hatinya dia masih ngarep dan ingin balikan lagi dengan sang mantan, sekalinya kamu tidak menjaga sikap terbaikmu, dan melakukan kesalahan, maka hampir dapat dipastikan dia akan il-feel dan akhirnya berpikir, “Memang tidak ada yang sebaik mantanku..”

Kalau sudah begitu, berarti kamu telah kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya. Paling maksimal, yah, kamu dapat status best friend. Yang paling parah, si dia kembali lagi dalam pelukan mantannya dan meninggalkanmu yang ngarep. Dan ini bukanlah yang kamu inginkan, bukan?

5. Bersenang-senanglah!


Tidak ada yang menginginkan sebuah hubungan yang terlalu serius. Jadi kamu harus bersenang-senang. Lakukan apa saja yang kamu inginkan: habiskan waktu berdua saja, buat dia tertawa, ajak dia hang-out, dengan teman-temanmu juga, makan malam yang romantis, genggam tangannya dan tatap matanya. Apa saja! Nikmati setiap saat kamu bersamanya. Pastikan kamu dan dia mengalami momen-momen yang menyenangkan.

Sumber: kelascinta

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lainnya di Selingan

To Top