Connect with us
BEKASI WEATHER

Dampak Lahan Pertanian Semakin Habis, Tiap Tahun Produksi Padi di Bekasi Turun

ilustrasi/net

Berita

Dampak Lahan Pertanian Semakin Habis, Tiap Tahun Produksi Padi di Bekasi Turun

Data Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan Kabupaten Bekasi menyebutkan, setiap tahun jumlah produksi padi turun sebesar 6,12 persen dalam kondisi normal.

Semakin habisnya lahan pertanian di Kabupaten Bekasi berakibat pada turunya produksi padi di Kabupaten Bekasi. Data Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan Kabupaten Bekasi menyebutkan, setiap tahun jumlah produksi padi turun sebesar 6,12 persen dalam kondisi normal.

Pada kondisi tidak normal seperti banjir dan kemarau, tingkat penurunan produksi padi bisa terus merosot. Seperti pada Januari 2014 silam saat 19 hektar lahan pertanian irigasi terendam air, produksi padi merosot tajam dari kondisi biasa.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muntahar mengaku prihatin dengan kondisi demikian. Ia menilai hal ini akibat tidak adanya keberpihakan Pemkab Bekasi terhadap lahan pertanian.

“Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2009-2025 menjadi 2011-20131 adalah bukti tidak adanya keberpihakan pemerintah terhadap pertanian. Kecamatan seperti Babelan misalnya yang tadinya merupakan areal pertanian kini telah bercokol inudstri listrik,” ujarnya.

Selain Babelan, di Kecamatan Bojongmangu kini jugu telah beralih fungsi menjadi areal industri.

“Di Bojongmangu kini ada Kawasan Industri Pura Delta Lestari. Lahanya mencapai 2.000 hektar padahal dulu Bojongmangu itu areal pertanian,”kata dia.

Beralih fungsinya lahan pertanian menjadi kawasan industri menurutnya, sangat disayangkan. Sebab dulu industri hanya dibangun di lahan-lahan gersang yang tidak bisa ditanami. (Ical)

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lainnya di Berita

To Top