Satpol PP Jangan Tutupi Identitas Anggotanya yang Lakukan Pelecehan Seks – Klik Bekasi

Satpol PP Jangan Tutupi Identitas Anggotanya yang Lakukan Pelecehan Seks

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi diminta tidak menyembunyikan identitas oknum Satpol PP yang diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada sepasang remaja berinisial OV (perempuan) dan AR (Laki-laki).

“Jangan coba-coba menutup-nutupi identitas pelaku yang sudah bertindak bejat,” ujar Ketua Forum Warga Bekasi (FWB), Abdul Rozak, mengomentari prilaku cabul oknum Satpol PP.

Menurutnya, prilaku bejat oknum Satpol-PP tersebut sudah sangat keterlaluan dan di luar dari pada batas kewajaran. Sehingga salah jika demi menjaga nama baik institusi Satpol PP menutupi identitas pelaku.

“Masa ia ada anggotanya yang Bejat kemudian satpol pp secara institusi mencoba melindungi oknum bersangkutan. Kalau sampai itu terjadi FWB bakal turun tangan,” ancam dia.

Kecenderungan menyembunyikan identitas pelaku menurut Abdul Rozak terlihat, dengan belum dikantonginya identitas pelaku oleh Satpol PP.

“Nyari identitas itu kan mudah. Tinggal cek siapa saja yang saat kejadiaan melakukan piket. Masa ia nyari begitu aja susah. Apa memang sengaja mau disembunyikan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bekasi, Kandar Iskandar, belum memastikan oknum Satpol PP yang dilaporkan bertindak asusila itu. Tapi ia memastikan untuk menyelidiki untuk menemukan pelaku.

“Kita sedang mendalami berdasarkan pelat motor yang disebutkan korban. Kuncinya di situ siapa pelakunya,” katanya.

Kandar juga tengah mendata siapa saja anak buahnya yang piket malam saat kejadian. Katanya, setiap malam, biasanya ada puluhan personel yang piket. Sepuluh personel piket di Jalan Ir H Juanda, sepuluh personel di Jalan Ahmad Yani, sepuluh personel di DPRD Kota Bekasi dam tiga personel piket malam di Kelurahan Margahayu Bekasi Timur.

“Jika terbukti, kita akan proses, dan hasilnya kita akan serahkan ke Badan Kepegawaian Daerah Kota Bekasi untuk diambil langkah-langkah sanksi,” katanya. (VCO/Red)