Perusahaan di Mustikajaya Dirampok, Aksi Pelaku Mirip di Film Action – Klik Bekasi

Perusahaan di Mustikajaya Dirampok, Aksi Pelaku Mirip di Film Action

Perampokan terjadi di PT Global Kemas Utama yang beralamat di Jalan Kedaung Kampung Cimuning Rt 01 Rw 04, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Perusahaan ekspedisi barang itu disatroni sekitar 6 perampok pada Jumat, 26 Februari 2016, sekira pukul 02.00 WIB. Pelaku membawa senjata api pistol dan senjata tajam jenis golok.

Saksi perampokan itu ada 5 orang. Antara lain Roin (41), Hasan (21), Mardi (22). Arif (21) dan Kadim (44). Roin dan Kadim tugas utamanya memang berjaga malam di perusahaan tersebut.

“Saksi lain, yang usianya masih muda, ialah para kernet supir. Kelima saksi masih warga Bekasi,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Puji, Minggu (28/2/2016).

Seperti di film-film action, ungkap Puji, para pelaku beraksi dengan rapi. 3 pelaku masuk ke dalam perusahaan dengan cara memanjat pagar. 3 lainnya masuk setelah kondisi di lokasi ‘aman’.

3 pelaku yang berhasil masuk lebih dulu segera melumpuhkan para saksi. Roin, Hasan, Mardi dan Arif langsung ditodong pistol dan senjata tajam oleh pelaku.

“Keempat saksi saat itu saat itu berada di pos satpam. Pelaku segera mengikat tangan dan kaki para saksi satu per satu,” kata Puji.

Kadim, yang sedang berada di mess perusahaan, juga didatangi pelaku. Kaki dan tangan kadim langsung diikat dengan tali sepatu.

“Setelah saksi dilumpuhkan, pelaku mengambil kunci gembok pintu gerbang perusahaan. Pelaku membuka pintu gerbang itu,” kata Puji.

Tidak lama kemudian, mobil Avanza warna silver masuk ke dalam perusahaan. Di dalamnya ada 3 orang. Mereka juga pelaku.

“1 dari 6 pelaku adalah seorang perempuan. Keenam pelaku bergegas ke lantai dua perusahaan tersebut yang merupakan ruangan manajemen,” kata Puji.

Pelaku mengangkut 9 unit monitor komputer, 1 motor Yamaha Xeon warna biru, 1 motor Honda Beat warna putih, 2 STNK motor asli dan 1 STNK mobil Xenia asli.

“Brankas berisi uang yang ada di ruangan itu juga dibongkar dan dikuras. Tapi kami belum tahu isinya berapa. Isi ruangan itu berantakan,” kata Puji.

Menurut Puji, kasus tersebut ditangani Polsek Bantar Gebang. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan para saksi. (Res)

Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!