Emosi Dimintai Uang Terus, Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi Bunuh Selingkuhannya – Klik Bekasi

Emosi Dimintai Uang Terus, Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi Bunuh Selingkuhannya

Petugas Polresta Bekasi menangkap seorang pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi cabang Tambun bernama Wakiran (50), karena kasus pembunuhan perempuan bernama Rina Purnamasari (31).

Wakiran ditangkap di rumahnya di Perumahan Telagamurni Blok E22/E NO 13, RT 03/08, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (19/12/2015) malam.

“Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan,” kata Kapolresta Bekasi Kombes Pol M Awal Chairuddin, Selasa (22/12/2015).

Awal mengatakan, Wakiran membunuh kekasih gelapnya itu di sebuah rumah kontrakan di Kampung Rawa Citra RT 03/03, Desa Telaga Asih, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (18/12/2015) dinihari.

“Pelaku mengaku emosi karena merasa dimintai uang terus-menerus oleh korban. Kejadiannya sekitar pukul 02.00 di rumah kontrakan korban,” katanya.

Menurut Awal, sebelum pembunuhan terjadi, pelaku pada pukul 01.00 menjemput korban yang bekerja di Cafe Lemon di daerah Cikarang. Begitu sampai rumah kontrakan, keduanya bertengkar.

“Pelaku memukul kepala korban, kemudian membekap wajah korban dengan bantal sehingga mengakibatkan korban tewas. Pelaku langsung melarikan diri,” katanya.

Awal menceritakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan warga di sekitar lokasi kejadian atas penemuan mayat korban. Petugas kemudian menyelidiki dan memeriksa saksi-saksi.

“Dari keterangan para saksi, diketahui pelaku sempat mengantarkan korban. Saksi juga mengatakan pelaku kerap datang ke rumah kontrakan korban,” katanya.

Tidak membutuhkan waktu lama, polisi pun akhirnya menetapkan Wakiran sebagai tersangka pembunuhan. “Hukumannya bisa 15 tahun penjara,” katanya.

Saat ditemui di Kantor Polresta Bekasi, Pelaku mengakui perbuatannya. Ia beralibi pembunuhan itu tidak direncanakan sama sekali. Ia memukul korban kerena tidak terima dimaki-maki.

“Dia juga melawan, sehingga saya bekap. Saya emosi karena dimintai uang terus, padahal saya juga punya kebutuhan untuk keluarga,” ungkapnya. (Res)

Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!