Izin dan Drahinase Bermasalah, Perumahan Spring Ville Disoal Warga – Klik Bekasi

Izin dan Drahinase Bermasalah, Perumahan Spring Ville Disoal Warga

Perumahan Spring Ville yang terletak di Jalan Baru Underpass, Duren Jaya, Bekasi Timur disoal warga lantaran dibangun tanpa mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Tidak hanya itu, warga juga mempersoalkan perumahan tersebut lantaran urung memenuhi keinginan warga sekitar untuk membangun drahinase selebar 2 meter.

Menurut Subur Fadilah, Ketua RW 03 Kelurahan Duren Jaya menegaskan, bahwa Perumahan Sprig Ville sampai saat ini belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kalau toh ada IMB kata dia, IMB tersebut merupakan IMB ruko Puri sentosa yang juga dibangun oleh pengembang Perumahan Spring Ville.

“Awalnya kami hanya meminta pihak pengembang untuk membangun drahinase dengan lebar 2 meter dari bibir perumahan, seandainya pihak pengembang memaksa untuk membangun perumahan, tapi sampai saat ini mereka tidak memenuhinya. Apalagi belakangan diketahui mereka tidak mengantongi izin. Jelas kami selaku warga menolak dengan keras pembangunan perumahan tersebut. Mereka baru boleh membangun kalau tuntutan kami terhadap drahinase dipenuhi dan perizinan dilengkapi,” ujarnya, belum lama ini.

Subur juga menyayangkan sikap pengembang dalam hal ini PT Indah Makmur Sentosa (IMS) yang justru ngotot melakukan soft launcing dan membuka reservasi untuk pembangunan 190 unit cluster di tanah seluas 3,2 hektar tanpa meminta izin warga setempat.

“Tanpa ada koordinasi dari rt rw setempat. Dia (pengembang) bilang, katanya sudah berkoordinasi dengan kecamatan, kelurahan dan kepolisian, saya selaku rt dan rw yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diangggap apa,” kata dia, kesal.

Sementara itu salah satu warga di komplek perumahan Duren Jaya tepatnya di blok A2, Bambang Kartono, mengeluhkan dampak proses pembangunan Perumahan Spring Ville. Menurutnya sejak perumahan Spring Ville dibangun, drahinase yang ada saat ini, tidak lagi bisa menampung debit air ketika hujan tiba, banjir pun tak bisa dihindari.

“Sebelum ada pembangunan perumahan Spring Ville perumahan kami tidak banjir. Baru dibangun tembok kelilingnya sajaapabila hujan sebentar, air sudah setinggi lutut orang dewasa, bagaimana menyikapi kalau pembangunan perumahan tersebut sudah dilakukan,? Sedangkan saluran airnya saja sempit begitu, apa yang akan terjadi,?” Keluh Bambang balik bertanya.

Menyikapi hal tersebut Lurah Durenjaya, Fitri Widyati saat dihubungi melalui telepon genggam mengatakan bahwa proses izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah dikeluarkan oleh Lurah sebelumnya yaitu Lukmanul Hakim yang saat ini menjabat Camat Rawalumbu.

“Tugas saya hanya fasilitator untuk mempertemukan warga dengan pengembang agar ada titik temunya,”Jelas Fitri sambil menjelaskan persoalan drahinase yang memang menjadi persoalan yang dikeluhkan warga dengan pengembang.

Sementara itu, CEO Perumahan Spring Ville yang berada di bawah PT Indah Makmur Sentosa, Edgar Cahyadi berkelit bahwa prosedural izin terkait pembangunan perumahan miliknya sudah memenuhi izin yang diatur oleh Pemkot Bekasi.

“Kita juga sudah sediakan untuk fasos fasum, kalaupun persoalan drahinase yang belum kami buat karena proses pembangunannya belum kami kerjakan,” tandas Edgar saat press confrence dengan awak media terkait soft launching perumahan spring ville.

Sementara itu Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bekasi, Amit Riyadi, mengatakan sejauh ini pihak pengembang Spring ville dalam hal ini PT Indah Makmur Sentosa, berdasarkan data yang yang dimiliki BPPT hanya memiliki site plan dan belum memiliki IMB.

“Menurut perda No.15 tahun 2012, bilamana ada kegiatan pembangunan baik perorangan maupun berbadaan hukum harus memiliki surat izin pelaksanaan bidang pembangunan. Apabila baru tahapan – tahapan persiapan bisa hanya site plan dulu. Akan tetapi apabila sudah melakukan pembangunan pagar atau tembok keliling itu sudah termasuk melakukan pembangunan, seharusnya pengembang tersebut sudah memiliki surat izin pelaksanaan mendirikan bangunan (IPMB) ,” katanya. (TNC)

Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!