Jalan Rusak Makan Korban, Wali Kota Bekasi Digugat – Klik Bekasi

Jalan Rusak Makan Korban, Wali Kota Bekasi Digugat

Ahli waris korban kecelakaan akibat jalan rusak di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bekasi, menggugat ke Pengadilan Negeri Bekasi.

“Hari ini pendaftaran gugatan,” kata Nelson Nikodemus Simamora, pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta yang mendampingi penggugat, Kamis, (26/2)

Mereka yang digugat adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Materi gugatan ialah perbuatan melawan hukum karena tidak melakukan pemeliharaan jalan dan pemasangan rambu jalan rusak.

Nelson mengatakan, akibat jalan rusak di Jalan Siliwangi, pangkalan empat, Kecamatan Bantargebang, seorang warga, Ponti Kadron Nainggolan, mengalami kecelakaan dan tewas pada 8 Februari 2014 lalu.

Penyebabnya, roda sepeda motor masuk ke lubang jalan rusak.

“Kendaraannya keluar jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk,” kata anak Ponti, Sulastri Maeda Yoppy.

Orang tuanya mengalami luka parah di bagian kepala hingga tak sadarkan diri. Meski sudah dibawa ke Rumah Sakit Thamrin, Cileungsi, namun nyawanya tak dapat tertolong.

Ia menjelaskan, sesuai dengan pasal 24 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 31 Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2013 tentang jaringan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Kami mengajukan gugatan sesuai pasal 238 UULLAJ karena penyebab kecelakaan ini para tergugat,” kata dia.

Dalam isi gugatannya, meminta para tergugat memberi ganti rugi secara materiil dan immateriil kepada ahli waris sebesar Rp 809 juta lebih. Dan melakukan perbaikan jalan Raya Siliwangi, serta memasang rambu jalan rusak. Selain itu meminta maaf kepada penggugat melalui media massa cetak atau elektronik selama tiga hari.

Adapun Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku prihatin dengan kejadian itu. Secara institusi, pihaknya siap menghadapi gugatan. Tapi menurut dia, fasilitas publik yang disediakan untuk masyarakat dibangun dengan memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan. (Net)

Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!