4 Alasan Mengapa Pegawai Sulit Kaya – Klik Bekasi

4 Alasan Mengapa Pegawai Sulit Kaya

Bekerja kepada orang lain selamanya tak akan membuat Anda kaya. Kamu mengorbankan waktu dan tenaga hanya untuk membantu pemilik perusahaan menambah kekayaannya.

Mengutip laman Lifehack.org, meski sulit untuk memulai, tapi kamu harus berani melakukan perubahan dan mengambil risiko. Mencoba mendirikan bisnis sendiri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan pribadi.

Menjadi bos untuk diri sendiri tentu lebih menguntungkan karena semua pendapatan menjadi milik kamu. Berikut empat alasan mengapa karyawan tak akan pernah menjadi kaya raya:

1. Kamu takut mengambil risiko

Persoalan utama para pegawai adalah zona nyaman karena terbiasa menerima uang. Dengan gaji yang diterima setiap bulan, kamu merasa dapat membayar semua tagihan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kamu harus berani mendorong diri kamu keluar dari perubahan. Pekerjaan tersebut membuat kamu takut mengambil risiko keluar dan memulai bisnis sendiri. Tanpa bisnis sendiri, jarang seseorang bisa menjadi kaya raya.

2. Kamu membangun kekayaan orang lain

Menjadi pegawai artinya kamu membantu atasan kamu untuk menjadi kaya raya. Kamu juga menghabiskan banyak waktu pribadi untuk fokus membangun kekayaan orang lain.

Lantas bagaimana dengan Anda? Berhenti bekerja dan memulai bisnis pribadi akan membantu diri sendiri untuk kaya.

3. Kamu lebih menghargai uang dari pada waktu

Ingat, waktu lebih berharga dibandingkan uang. Sejauh ini, uang adalah sesuatu yang bisa kamu simpan tapi tidak dengan waktu. Kamu tak pernah bisa mengambil kembali waktu yang telah berlalu.

Sebagai pegawai, kamu menghabiskan banyak waktu untuk membantu orang lain dan bukan untuk diri sendiri. Perusahaan akan selalu mendikte jadwal pegawai dan membuat kamu sulit berusaha menambah kekayaan pribadi.

4. Kamu terlalu sibuk menabung

Menyimpan uang baik untuk kamu. Tapi menabung tak membantu kamu menghasilkan uang lebih banyak. kamu memiliki pendapatan tetap dan menyisihkannya untuk digunakan di masa depan.

Dalam kondisi itu, lebih baik kamu menginvestasikan uang ke dalam bisnis kamu. Jika tidak siap kamu bisa belajar bermain saham dan melihat uang kamu terus bertambah.

sumber: lifehack/liputan6
Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!