Cerita Lucu tentang Anggota DPRD Kota Bekasi Versi Staf – Klik Bekasi

Cerita Lucu tentang Anggota DPRD Kota Bekasi Versi Staf

50 anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 resmi dilantik. Terdapat 29 wajah baru mengisi kantor parlemen Kalimalang itu. Nah ngomong-ngomong soal anggota dewan baru, mengacu pada pengalaman 5 tahun silam, tersimpan banyak kisah menarik tentang para anggota dewan baru. Atau bisa dikatakan lucu.

Menurut  salah seorang staf berinisial R, para dewan baru tidak jarang menunjukan sikap yang berbanding terbalik dengan statusnya sebagai wakil rakyat yang terhormat.

“Ya banyak deh yang lucu kalau baru-baru dilantik. Namanya juga baru,” kata sumber klikbekasi.co, yang tidak mau disebutkan namanya itu,  Selasa (12/8).

Berikut rangkaian kisah lucu dan menggelitik tersebut :

Bingung Saat Naik Pesawat

Kunjungan kerja ke luar daerah merupakan agenda rutin para wakil rakyat, bahkan dalam satu tahun, miliaran rupiah bisa dikeluarkan untuk itu. Nah pada saat proses inilah, banyak anggota dewan baru yang mungkin jarang berpergian jauh dengan menggunakan pesawat terlihat kebingungan saat hendak naik ke peswat.

“Pokoknya lucu deh. Pas mau Boording Pass ajah banyak yang kebingungan. Giliran di dalam pesawat terlihat banget kalau belum pernah naik pesawat,” ujar sumber.

Sidak Tidak Sesuai Tupoksi

Setelah resmi dilantik maka anggota dewan akan di tempatkan dalam alat kelengkapan. Mulai dari komisi dari A sampai D serta badan-badan, dari badan legislasi daerah hingga badan anggaran. Adapun setiap komisi atau badan tersebut memiliki tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Setiap dewan yang sudah berada di salah satu alat kelengkapan, mesti bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) alat kelengkapan tersebut. Namun entah karena tidak tau lantaran masih baru, dewan baru sering bekerja di luar tupoksi. Salah satunya saat melakukan sidak.

“Komisi B itu tupoksinya mengenani pembangunan. Tapi anehnya pada suatu ketika mereka melakukan sidak tentang perizinan yang merupakan tupoksi Komisi A. Padahal yang seperti itu gak bisa. Nah anehnya mereka malah melakukan,” kata dia.

Kaget Nginep di Hotel Bintang

Kunjungan kerja luar daerah yang menjadi agenda rutin anggota dewan tidak pernah dilakukan sekali jalan. Para dewan biasanya akan menginap barang satu dua hari. Dan tentunya tempat menginap para dewan bukan hotel sembarangan. Negara melalui APBD yang notabene uang rakyat memberikan fasilitas hotel berbintang untuk wakil rakyat. Nah pada saat menginap di hotel berbintang inilah, banyak anggota dewan yang terlihat canggung karena baru pertama kalinya menginap di hotel.

“Wah kalau yang belum pernah nginep di hotel berbintang kelihatan banget. Biasanya mereka kebingungan. Mau masuk kamar sama nyalain air kamar mandi saja mesti dibantu staf,” kenang sumber.

Lantas akankah para dewan yang baru saja dilantik Senin (11/8) bakal bersikap sama ? (Ical)

Jangan sungkan untuk berkomentar, ya!